Langsung ke isi
Studium Juniorkoding & AI untuk anak Jadwalkan uji coba

Untuk kepala sekolah, wakil kurikulum, dan guru pengampu

Mandatnya sudah ada. Kapasitasnya yang belum.

Permendikdasmen No. 13/2025 menjadikan Koding & Kecerdasan Artifisial mata pelajaran pilihan, berlaku bertahap sejak TA 2025/2026. Kami menyediakan kurikulum siap ajar, platform belajar, pelatihan guru, dan laporan capaian — guru Bapak/Ibu tetap yang memegang kelas.

±2 JP / minggu 16 pertemuan · empat karya Empat pertemuan pertama jalan di ponsel

Contoh karya pertemuan awal. Berjalan sungguhan, bukan tangkapan layar.

Yang kami dengar dari sekolah

Tiga hambatan yang berulang

01

Guru

Guru Informatika ada, tapi belum tentu pernah mengajar koding — apalagi kecerdasan artifisial. Pelatihan mandiri membantu, tapi tidak menggantikan bahan ajar siap pakai.

02

Sarana

Lab komputer terbatas, jumlah perangkat tidak sebanding dengan jumlah siswa, dan sebagian siswa tidak punya perangkat di rumah.

03

Waktu

Menyusun modul, proyek, dan penilaian dari nol memakan waktu yang tidak dimiliki guru di tengah beban administratif yang sudah padat.

Kami tidak menawarkan menggantikan guru. Kami menawarkan menghilangkan tiga hambatan ini.

Yang kami sediakan

Empat komponen, satu paket

Kurikulum siap ajar

Modul per pertemuan, rencana pembelajaran, proyek siswa, dan bank soal. Guru membuka dan mengajar — tanpa menyusun dari nol.

Platform belajar

Materi, latihan, dan karya siswa tersimpan dalam satu sistem yang bisa dibuka guru, siswa, dan sekolah.

Pelatihan guru

Dua hari intensif dan pendampingan berkala satu semester. Guru berlatih pada modul yang persis akan ia ajarkan.

Laporan capaian

Rekap per siswa dan per kelas, siap dipakai untuk rapor, supervisi, dan komunikasi ke orang tua.

Guru tetap memegang kelas. Kami memegang bahan, sistem, dan pelaporannya.

Kesesuaian kurikulum

Setiap elemen KKA punya proyek nyatanya

Enam elemen yang harus tercakup, dan bentuknya di kelas — bukan pemetaan di atas kertas, melainkan pekerjaan yang benar-benar dikerjakan siswa.

Elemen KKAKompetensiBentuk nyata di kelas
Berpikir komputasionalMemecah masalah jadi langkahMerancang aturan main game sebelum membangunnya
Algoritma pemrogramanUrutan, kondisi, perulangan, variabelGame 2D dengan skor, nyawa, dan lebih dari satu level
Literasi digitalOperasi perangkat, berkas, keamanan akunTerselip di setiap pertemuan, bukan modul terpisah
Literasi & etika KABatas, risiko, dan tanggung jawabMenemukan kesalahan pada jawaban AI, lalu membahasnya
Pemanfaatan & pengembangan KAAI sebagai alat berkaryaAset gambar/suara buatan AI untuk proyek sendiri, dengan deklarasi
Analisis dataMembaca dan menyajikan dataDashboard sederhana dari data nyata di lingkungan sekolah

Fleksibilitas pelaksanaan

Tiga jalur resmi — kami mendukung ketiganya

Jalur A

Mata pelajaran pilihan

Diajarkan sebagai mapel tersendiri sesuai alokasi 2 JP/minggu.

Paket penuh: 16 pertemuan per semester.

Jalur B

Terintegrasi

Disisipkan ke Informatika, Matematika, atau proyek lintas mapel.

Modul lepas + panduan integrasi.

Jalur C

Ekstrakurikuler

Klub koding atau robotika di luar jam pelajaran.

Format klub + jalur kompetisi.

Sekolah memilih jalurnya; isi kurikulum, penilaian, dan pelaporannya tetap sama. Tidak ada pekerjaan tambahan bila sekolah berpindah jalur di tengah tahun.

Satu semester

16 pertemuan, empat karya

  1. Pertemuan 1–4

    Dasar & kendali. Karya: objek yang bisa dikendalikan siswa.

  2. Pertemuan 5–8

    Aturan & skor. Karya: permainan dengan aturan menang–kalah.

  3. Pertemuan 9–12

    Level & data. Karya: dua level dan skor yang tercatat.

  4. Pertemuan 13–16

    Proyek mandiri. Karya: proyek orisinal + presentasi 3 menit.

Setiap siswa menyelesaikan semester dengan empat karya yang bisa dibuka dan dijalankan — bukan hanya nilai di kolom rapor.

Kesiapan sarana

Dirancang untuk sekolah dengan lab terbatas

18,5% rumah tangga Indonesia memiliki komputer (BPS, Susenas 2024), sementara kepemilikan ponsel di atas 89%. Artinya sebagian besar siswa tidak bisa melanjutkan latihan di rumah bila materinya mengandaikan laptop.

  • Empat pertemuan pertama berjalan di ponsel atau tablet.
  • Kerja berpasangan — satu perangkat untuk dua siswa, dengan peran bergantian.
  • Mode luring — materi inti berjalan tanpa internet stabil.
  • Latihan rumah opsional — tidak ada siswa yang tertinggal karena tak punya perangkat.
  • Jumlah perangkat di lab tidak lagi menentukan berapa banyak siswa yang bisa ikut program ini.

Model kerja sama

Tiga bentuk kerja sama

Pembayaran mengikuti kalender anggaran sekolah dan dapat dibagi dua termin.

Rintisan

Satu jenjang, satu semester.

  • Kurikulum 1 semester
  • Akses platform
  • Pelatihan guru 1 hari
  • Laporan akhir semester

Paling banyak dipilih sekolah

Penuh

Semua kelas pada satu jenjang, satu tahun ajaran.

  • Kurikulum 2 semester
  • Akses platform penuh
  • Pelatihan guru 2 hari + pendampingan
  • Laporan bulanan
  • Showcase karya siswa

Kemitraan

Lintas jenjang, kontrak multi-tahun.

  • Seluruh paket Penuh
  • Penyesuaian dengan program sekolah
  • Jalur kompetisi & pembinaan
  • Ekstrakurikuler lanjutan

Pelatihan guru dapat dibeli terpisah — .

Implementasi

Delapan minggu dari sepakat ke kelas pertama

1–2

Pemetaan

Meninjau jadwal, sarana, dan guru pengampu. Menentukan jalur pelaksanaan.

3–4

Penyesuaian

Menyelaraskan modul dengan kalender akademik dan program sekolah.

5–6

Pelatihan guru

Guru menjalankan sendiri seluruh modul pertemuan 1–4 sebagai peserta.

7

Uji coba

Satu kelas percobaan, ditemani tim kami. Perbaikan langsung di hari yang sama.

8

Mulai

Kelas berjalan penuh. Pendampingan berkala berjalan sepanjang semester.

Pembagian peran

Apa yang sekolah siapkan, apa yang kami siapkan

Sekolah

  • Guru pengampu — tidak harus ahli koding
  • Jadwal pelajaran
  • Ruang & perangkat yang tersedia
  • Persetujuan orang tua
  • Satu penanggung jawab program

Studium Junior

  • Kurikulum & seluruh modul pertemuan
  • Platform belajar & akun siswa
  • Pelatihan dan pendampingan guru
  • Bank soal, rubrik, dan laporan
  • Perbaikan materi sepanjang semester

Guru tidak perlu menguasai koding sebelum memulai. Itu yang kami latih.

Keamanan & perlindungan anak

Data siswa diperlakukan sebagai data anak

Persetujuan orang tua

Akun siswa dibuat hanya setelah persetujuan tertulis wali.

Data seminimal mungkin

Tidak menyimpan alamat rumah, NIK, atau data yang tidak dipakai untuk belajar.

Tanpa iklan

Tidak ada iklan pihak ketiga di area siswa. Data siswa tidak diperjualbelikan.

Komunikasi terpantau

Tidak ada pesan pribadi antara pengajar dan siswa. Semua kanal dapat diaudit sekolah.

Kepatuhan

Mengikuti UU Perlindungan Data Pribadi. Data dapat dihapus atas permintaan sekolah atau wali.

Rekaman terbatas

Rekaman kelas hanya diakses kelas terkait dan dihapus pada akhir semester.

Kebijakan lengkap dan perjanjian pengolahan data dilampirkan dalam dokumen kerja sama.

Langkah berikutnya

Empat pertemuan percobaan. Satu kelas. Tanpa biaya.

Kami menjalankan empat pertemuan pertama bersama guru Bapak/Ibu di satu kelas. Setelah itu sekolah memutuskan berdasarkan yang benar-benar terjadi di kelas — bukan berdasarkan halaman ini.